TUGAS PKN SEMANGAT NASIONALISME DAN SEMANGAT KEBANGSAAN

 Regita cahya

9B

1. Tahun 1602

Pada tanggal 20 Maret 1602, Belanda mendirikan perusahaan dagang di Indonesia yang dikenal dengan Verenigde Oost Indische Compagnie (VOC).

VOC merupakan usulan dari Olden Barneveld dan dipimpin oleh 17 orang direktur yang disebut Dewan Tujuh Belas atau Heeren Zeventien. Tujuan didirikannya VOC adalah sebagai berikut :

  • Menguasai pelabuhan-pelabuhan penting
  • Menguasai kerajaan-kerajaan di Indonesia
  • Melaksanakan monopoli perdagangan rempah-rempah
  • Pengalihan kekuasaan VOC pada kepada kerajaan Belanda sumber:kompas.com

2. Tahun 1808 ( kerja paksa)

Sejak tahun 1808 hingga 1811 Nusantara dipimpin oleh seorang gubernur jenderal bernama Herman Willem Daendels. Ia ditunjuk oleh pemerintah Republik Bataaf untuk menguasai Jawa.

Tugas utama Daendels adalah mempertahankan tanah Jawa agar tidak jatuh ke tangan Inggris. Di samping itu, ia juga bertugas memperkuat pertahan dan memperbaiki administrasi pemerintah Nusantara, terutama Jawa.

Daendels bahkan menerapkan sistem kerja paksa bagi masyarakat Indonesia. Sistem tersebut lebih dikenal dengan istilah kerja rodi. Ia memerintahkan rakyat pribumi untuk bekerja membangun jalan tanpa mengenal waktu.sumber:detikedu

3. Tahun 1828 (tanam paksa)

Pada tahun 1828 pemerintah Belanda menerapkan sistem tanam paksa yang mewajibkan penduduk pribumi menanami sebagian dari tanahnya dengan tanaman yang sudah ditentukan oleh pemerintah dan hasilnya diserahkan kepada pemerintah Belanda.sumber:roboguru 

4. Tahun 1860 (Terbitnya novel max havelaar)

Max Havelaar adalah sebuah novel tahun 1860 yang ditulis oleh Multatuli, nama pena dari Edward Douwes Dekker. 

Edward Douwes Dekker sendiri berperan penting dalam membentuk dan memodifikasi kebijakan kolonial Belanda di Hindia Belanda pada ke-19. 

Dalam novel tersebut, Max Havelaar, mencoba berperang untuk melawan sistem pemerintahan yang korup di Jawa.

Akhirnya, Multatuli atau Edward Douwes Dekker menulis Max Havelaar sebagai bentuk protes terhadap kebijakan kolonial ini. 

Namun, tulisan ini juga memiliki tujuan lain, yaitu untuk mencari rehabilitasi untuk pengunduran dirinya dari layanan pemerintah.sumber:kompas.com

5. Tahun 1908 (hari kebangkitan Nasional bangsa indonesia)

Kebangkitan Nasional Indonesia adalah periode pada paruh pertama abad ke-20 di Nusantara (kini Indonesia), ketika rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia". Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Budi Utomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928).
Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei ditiap tahunnya, sebenarnya merupakan hari lahirnya organisasi Boedi Utomo. Kebangkitan Nasional yang merupakan kebangkitan bangsa Indonesia yang mulai memiliki rasa kesadaran nasional ditandai dengan berdirinya Boedi Utomo tanggal 20 Mei 1908 dan lahirnya Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928.sumber:Disdik.grobogan

6. Tahun 1928 (sumpah pemuda)

Sumpah Pemuda merupakan suatu pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia yang dilakukan oleh para pemuda-pemudi Indonesia dengan menyatakan janji satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa.

Lahirnya Sumpah Pemuda bermula dari Kongres Pemuda II yang digagas oleh Persatuan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) dan dihadiri oleh organisasi pemuda.

Di antaranya Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Bataks Bond, Pemoeda Indonesia, Jong Islamieten Bond, Jong Celebes, Sekar Rukun, Jong Ambon, dan Pemuda Kaum Betawi. Kongres ini dilaksanakan di tiga gedung serta tiga rapat yang berbeda untuk menghasilkan Sumpah Pemuda.sumber:gramedia.com

7. Tahun 1945 (kemerdekaan Indonesia)

 “Proklamasi Kemerdekaan” mempunyai arti, yaitu pengumuman kepada seluruh rakyat akan kemerdekaan negaranya. Pengumuman kemerdekaan tersebut bukan hanya ditujukan kepada rakyat yang merasakan kemerdekaan, tetapi juga ditujukan kepada rakyat yang ada di seluruh dunia dan kepada semua bangsa yang ada di dunia.

Dengan Proklamasi Kemerdekaan yang sudah diumumkan dan diberitahukan kepada seluruh warga dunia maka seluruh dunia akan tahu bahwa ada negara baru yang terbebas dari jajahan negara lain. Proklamasi Kemerdekaan yang terjadi pada suatu negara sangatlah berarti bagi bangsanya. Proklamasi Kemerdekaan merupakan sebuah tanda bahwa suatu negara dan bangsa telah mencapai revolusi, mencatatkan sejarah perjuangan, dan yang  terpenting adalah terbebas dari cengkraman para penjajah.

Namun, untuk mencapai proklamasi kemerdekaan tersebut perjalanannya tidaklah mudah. Seperti di Indonesia, dimana terdapat berbgai jejak perjuangan nasionalisme dan salah satunya adalah yang terjadi di Surabaya yang dirangkum dalam buku Jejak Nasionalisme – Surabaya Akar Pergerakan Kemerdekaan sumber:gramedia.com 

8. Tahun 2022

  1. Menekankan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Mengembangkan dan melestarikan kebudayaan bangsa.
  3. Giat belajar agar kelak bisa ikut memajukan bangsa.
  4. Ikut serta dalam kegiatan bela negara.
  5. Jika muncul konflik diselesaikan dengan musyawarah mufakat.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat soal ..... Regita Cahya Puspita 9B

Regita Cahya 9B/ tugas pkn